Jumat, 14 Mei 2010 15:20 WIB Sport Share :

Tim Thomas Indonesia sementara unggul 2-0

Kuala Lumpur— Markis Kido dan Hendra Setiawan menggandakan keunggulan Indonesia 2-0 atas Jepang setelah menundukkan Kenichi Hayakawa dan Kenta Kazuno 21-9 21-11 pada semifinal Piala Thomas 2010 , Jumat (14/5) di Stadion Putra, Bukit Jalil.

Tak jauh beda dengan game pertama, Indonesia mendominasi jalannya pertandingan di set pembuka ini. Kido kerap melepaskan smash keras yang tak mampu dibendung pasangan lawan.

Setelah sempat unggul 6 angka, pasangan tim merah putih terus menunjukkan taringnya hingga unggul 18-9 dalam waktu tak sampai 20 menit. Bahkan tak lama kemudian sebuah drop shot Setiawan mendarat mulus tanpa direspon sedikit pun oleh pasangan Jepang dan set pertama berakhir dengan 21-9.

Keperkasaan Kido-Setiawan tak berlanjut di awal set kedua karena Hayakana dan Kazuno bangkit dengan mengurangi kesalahan. Mereka juga terlihat menaikkan tempo permainan dengan harapan bisa mengecoh pasangan Indonesia.

Namun hal ini tak berlangsung lama karena Indonesia Kido dan Setiawan langsung menyadari hal tersebut. Sebuah reli panjang diselesaikan dengan pukulan backhand menyilang oleh Setiawan untuk merubah skor jadi 17-8.

Setelah itu Kido sempat melakukan kesalahan saat karena bola pengembaliannya tak mampu melewati net. Namun poin yang didapat pasangan Jepang ini ternyata menjadi angka terakhir. Pasalnya tak lama kemudian secara berturut-turut pasangan Indoneisa mencetak nilai dan menutup set kedua dengan skor 21-11.

Di game selanjutnya atau partai tunggal, wakil Indoneisa Simon Santoso tengah bertarung melawan punggawa Jepang Sho Sasaki. Jika Indonesia menang mereka otomatis maju ke partai final.

inilah/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…