Jumat, 14 Mei 2010 16:00 WIB Kesehatan Share :

Pertolongan pertama tiga kecelakaan di rumah

Jika mengalami insiden luka bakar, luka potong atau gigitan serangga, seringkali kita bingung, apa yang harus pertama kali dilakukan? Jangan panik, kenali cara masalah darurat ringan di rumah, sebelum memutuskan pergi ke dokter.

A. Luka potong
Saat menyiapkan bahan-bahan makanan untuk dimasak, jari Anda tergores pisau atau tangan si kecil terluka karena tidak hati-hati memakai gunting.

Pertolongan pertama
– Kucuri luka dengan air bersih yang mengalir perlahan dan keringkan dengan kertas tisu bersih.
– Bersihkan luka dari kotoran dengan menggunakan jepit yang bersih.
– Basuh luka dengan cairan antiseptik.
– Tekan luka dengan kapas atau kasa steril selama beberapa menit untuk menghentikan perdarahan.
– Jika lukanya kecil, biarkan tanpa ditutup agar cepat kering. Jika lukanya lebar, tutuplah dengan kasa steril, kalau perlu diberi salep antiseptik, lalu ditahan dengan plester.

B. Luka Bakar
Tersiram cairan panas, atau tersulut api adalah insiden yang sering terjadi di rumah. Ada dua jenis luka bakar. Pertama, yang disebabkan oleh api atau panas, juga bisa oleh zat kimia, sengatan listrik, atau radiasi (burns). Yang kedua, disebabkan oleh cairan panas atau uap panas (scalds).

Pertolongan pertama
– Luka bakar jenis superfisial (hanya di permukaan kulit) dan sebagian melepuh, bisa ditangani sendiri jika  besar luka tidak lebih dari luas tapak tangan penderita.
– Lepaskan semua aksesori dan pakaian yang menempel di  bagian tubuh yang  terbakar sebelum terjadi pembengkakan pada luka.
– Alirkan air dingin pada bagian tubuh yang luka, paling sedikit selama 20 menit. Ini untuk mengurangi rasa sakit dan panas. Lalu tepuk-tepuk dengan sehelai kain   bersih untuk mengeringkannya (jangan digosok).
– Obat dan pembalut tidak diperlukan. Tapi, bisa diolesi krim atau lotion yang sifatnya sejuk, meringankan rasa sakit dan panas.
– Jaga agar lepuhan tidak pecah. Jika lepuhan pecah dengan sendirinya, biarkan kulit yang terkelupas, jangan diambil. Oleskan cairan atau salep antiseptik.

C. Gigitan dan Sengatan Serangga
Pada kebanyakan kasus, gigitan atau sengatan serangga membuat bagian yang digigit atau disengat membengkak atau gatal. Beberapa orang menampakkan gejala alergi terhadap gigitan atau sengatan, bahkan bisa mengalami syok sebagai akibat dari rasa sakit parah atau keracunan akut dari beberapa gigitan atau sengatan.

Pertolongan pertama
Gigitan nyamuk, serangga, atau hama
Olesi dengan calamine lotion untuk mengurangi rasa gatal.

D. Gigitan kutu
Gunakan minyak atau alkohol untuk melepaskan gigitan kutu, lalu angkat kutu dengan jepitan. Olesi kulit yang digigit dengan calamine lotion.

E. Sengatan lebah
Angkat sengat yang tertinggal di kulit dengan menggunakan jepitan yang steril. Bersihkan bagian kulit yang disengat, lalu olesi dengan baking soda (soda kue). Jika luka membengkak dan parah, kompres dengan kantong es.

vivanews/ tiw

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…