Jumat, 14 Mei 2010 12:06 WIB News Share :

Penarikan empat penyidik Polri di KPK resmi ditunda

Jakarta–Polri menunda rencana penarikan empat penyidiknya di KPK. Keputusan ini dipastikan setelah pimpinan KPK bertemu dengan Kapolri, Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) di Mabes Polri, Jumat (14/5).

Wakil Ketua KPK, Haryono Umar mengatakan ditundanya rencana penarikan empat penyidik Polri tersebut karena KPK masih membutuhkannya.

“Empat penyidik itu tadinya memang punya program mendidik reserse. Tapi untuk sementara KPK membutuhkan maka penarikannya ditunda,” katanya di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Menurut Haryono, keempat penyidik itu akan tetap di KPK hingga selesai masa tugasnya. “Sampai selesai nanti keempat-empatnya,” tutup Haryono.

Mabes Polri sebelumnya meminta empat penyidik yang bertugas di KPK yakni, Afief, Bambang Tertianto, Irhamni, dan Rony Samtana ditarik. Rony dan Bambang sudah bertugas sejak tahun 2005, namun diperpanjang masa tugasnya.

Sementara Afief masuk pada tahun 2006 dan berakhir Desember 2010. Di antara keempatnya, dua orang penyidik Anggodo, satu penyidik kasus Anggoro dan satu penyidik kasus traveller’s cheque pemilihan DGS BI.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…