Jumat, 14 Mei 2010 14:49 WIB News Share :

Menteri Energi minta kenaikan elpiji dikaji

Jakarta–Pemerintah meminta PT Pertamina (Persero) mempertimbangkan kembali rencana kenaikan harga elpiji 12 kilogram. Pasalnya, jika harga elpiji nonsubsidi itu terus naik dikhawatirkan ada gelombang peralihan konsumen elpiji 12 kilogram ke ukuran 3 kilogram yang masih disubsidi.

“Yang harus diperhatikan dalam menaikkan harga elpiji jangan sampai ada dampak pengaruh tidak langsung kepada elpiji 3 kg, karena disparitas harga sangat lebar,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedy Saleh di Kementerian Energi, Jakarta, Jumat (14/5).

Menurut dia, saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan dari Direktur Jenderal Minyak dan Gas, Kementerian Energi, terkait rencana Pertamina menaikkan harga elpiji 12 kg.

Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina, Basuki Trikora Putra menuturkan jika Pertamina tidak diberi izin menaikkan harga elpiji 12 kg, perusahaan akan mengalami kerugian hingga Rp 2,6 triliun.

vivanews/ tiw

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…