Jumat, 14 Mei 2010 09:17 WIB News Share :

Mardigu
Teroris Cawang, Cikampek dan Solo bidik Obama

Jakarta–Pengamat teroris, Mardigu menengarai keberadaan teroris yang digerebek di Cawang, Cikampek serta Sukoharjo, Solo terkait rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ke Indonesia pada pertengahan Juni 2010 mendatang.

Kedatangan Obama ke Indonesia dianggap para teroris sebagai musuh bersama. “Obama hadir sebagai toghut, musuh bersama. Urusan nanti apakah dijalanin (rencana penyerangan) atau tidak itu urusan nanti,” kata Mardigu, Jumat (14/5).

“Kalau mereka merencanakan untuk Obama, pasti,” tegas Mardigu. Dia menjelaskan, digerebeknya teroris di Cawang dan Cikampek, dan terakhir di Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah akan diikuti oleh penggerebekan-penggerebekan lain oleh Densus 88. Karena menurutnya, dalam penggerebekan awal, pasti akan didapat informasi-informasi selanjutnya.

“Secara teknis, bahwa setiap penangkapan selalu ada data-data yang diperoleh dari penangkapan sebelumnya. Kemungkinan beberapa hari lagi ada lagi,” imbuhnya.

Mardigu tidak menganggap penggerebekan yang dilakukan saat ini disengaja bebarengan dengan kasus yang dialami oleh mantan Kabareskrim Irjen Pol Susno Duadji.

Menurutnya, memang saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan penggerebekan. “Ya tepat saja waktunya. Kalau dilama-lamain nanti lepas lagi,” kata Mardigu.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…