Jumat, 14 Mei 2010 17:14 WIB News Share :

MA akui sering diintervensi

Jakarta–Mahkamah Agung (MA) mengakui pihaknya sering mendapat intervensi dari berbagai pihak atas perkara yang sedang ditangani. MA merasa berbagai intervensi tersebut sudah seperti makanan sehari-hari, sehingga dengan mudah bisa diatasi.

“Ya kita sudah kebal. Bagi kita sudah makanan sehari-hari sudah sarapan pagi. Jadi sudah kebal lah,” kata Ketua Muda Pengawasan MA, Hatta Ali saat ditemui wartawan di ruangannya di Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (14/5).

Hatta menjelaskan hal itu ketika ditanya oleh wartawan mengenai banyaknya intervensi terhadap perkara yang ditangani MA. Sebelumnya Hatta Ali sedang bercerita mengenai peranĀ  MA, Kemenkum HAM, Kejaksaan Agung dan Kepolisian (Mahkumjakpol) yang selama ini dinilai negatif oleh berbagai kalangan.

“Dan harus tahu kita lembaga peradilan, tidak mungkin lagi intervensi, kita itu sudah kebal soal intervensi jadi bahasa diplomasinya iya-iya saja tapi di belakang sorry saja,” imbuhnya.

Hatta mencontohkan salah satu yang instansi yang pernah mengintervensi adalah lembaga eksekutif. “Misalnya dari instansi eksekutif yang mau intervensi, kita sudah jago kalau soal begitu. Iya-iya saja, tapi sorry saja,” pungkasnya.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…