Jumat, 14 Mei 2010 16:09 WIB Solo Share :

Kenaikan elpiji 12 kg picu harga elpiji 3 kg

Solo (Espos)--Rencana kenaikan elpiji nonsubsidi 12 kilogram diperkirakan akan meningkatkan kembali angka konsumsi elpiji subsidi 3 kilogram.

Hal ini disampaikan salah satu Pengurus Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kota Solo, Andi Firman, kepada Espos, Jumat (14/5). Meskipun demikian, dari Hiswana Migas belum bisa memprediksi seberapa besar dampak kenaikan elpiji 12 kilogram terhadap peningkatan penjualan elpiji 3 kilogram.

“Dengan kenaikan harga jual elpiji 12 kilogram, memang berpotensi menaikkan penjualan elpiji 3 kilogram. Tetapi, dampak tersebut juga belum bisa diperkirakan karena rencananya distribusi elpiji 3 kilogram ini juga akan dibatasi dan dirayonisasi,” tambah Andi.

Menyangkut rencana rayonisasi ini, Andi menegaskan kembali, bahwa rencana tersebut tidak ada kaitannya dengan kenaikan elpiji 12 kilogram. Karena, menurutnya, keduanya adalah produk yang berbeda.

“Rayonisasi elpiji 3 kilogram ini tidak ada kaitannya dengan rencana kenaikan elpiji 12 kilogram. Perlu kami tegaskan lagi. Rayonisasi ini hanya bertujuan agar barang subsidi tidak bisa beredar bebas di luar wilayah distribusi yang ditentukan.”

haw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…