Jumat, 14 Mei 2010 16:40 WIB Solo Share :

Biayai APMCHUD, Pemkot gelontorkan Rp 1,5 miliar

Solo (Espos)–Penyelenggaran ASIA Pacific Ministers’ Conference on Housing and Urban Development (APMCHUD), 21-24 Juni, diproyeksi menelan anggaran hingga Rp 12 miliar. Sebesar Rp 1,5 miliar atau 12,5% dari total anggaran itu di sokong dari APBD Kota Solo.

Untuk anggaran yang cukup besar itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berdalih masyarakat Solo dapat memetik banyak manfaat dari agenda pertemuan menteri-menteri perumahan sedunia tersebut. Ketua penyelengaran APMCHUD ke-3 dari Pemkot Solo, Widdi Srihanto menerangkan anggaran Rp 1,5 miliar tersebut dipakai lebih banyak untuk teknis penyelenggaraan pertemuan. Widdi yakin Pemkot Solo tidak sia-sia menyelengarakan agenda internasional tersebut. Pasalnya, selain dipercaya bakal mendongkrak branding Kota Solo, APMCHUD juga bakal memberi multiplayer efek bagi perekonomian masyarakat.

“Total anggarannya Rp 12 miliar, yang Rp 1,5 miliar dari anggaran Pemkot Solo. Nilainya memang besar, tapi ini kita punya paling tidak dua manfaat. Pertama, untuk mendukung branding Solo. Kedua, APMCHUD pasti memberi multiplayer efek untuk masyarakat, tidak hanya hotel, tapi juga taksi, dan mungkin tukang becak, andong juga tentunya para pengrajin batik dan lain-lain,” jelas Widdi, saat ditemui wartawan, di ruang kerjanya, Jumat (14/5).

APMCHUD sendiri, Widdi menjelaskan rencananya diikuti sekitar 1.000 orang peserta dari 68 delegasi sedunia. Selama pertemuan peserta akan dibagi dalam lima kelompok yang masing-masing membahas permasalahan berbeda. Peserta juga bakal mengunjungi sejumlah lokasi di Solo yang menerapkan model penataan kawasan kota. Di antaranya, penataan pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Klithikan Notoharjo, relokasi warga penghuni bantaran Sungai Bengawan Solo di Solo Elok, Mojosongo, pembangunan kawasan urban forest di Pucangsawit, serta pembangunan rumah tak layak huni (RTLH) di Kratonan.

tsa

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…