Kamis, 13 Mei 2010 17:58 WIB Klaten Share :

Basmi wereng, petani Cawas gunakan pewangi pakaian

Klaten (Espos)--Sejumlah petani di Desa Tirtomarto Kecamatan Bayat, Klaten mencoba menggunakan Molto pewangi pakaian sebagai bahan campuran pestisida untuk membasmi hama wereng yang menyerang tanaman padi mereka.

Suyadi, 45, salah seorang petani mengaku baru kali pertama mencoba menggunakan pewangi pakaian itu untuk membasmi hama wereng di lahan pertanian miliknya. Menurutnya, sejumlah petani lain sudah membuktikan bahwa penggunaan campuran pestisida dan pewangi pakaian itu cukup afektif dalam membasmi hama. “Sebenarnya saya juga ragu. Tetapi, tidak ada salahnya saya mencoba terlebih dahulu untuk membuktikan keampuhan dari pewangi pakaian ini,” ujar Suyadi saat ditemui Espos di sela-sela kesibukannya di ladang, Kamis (13/5).

Yato Miharjo, 65, petani lainnya mengaku masih berfikir ulang untuk menggunakan pewangi pakaian dalam membasmi wereng. Kendati demikian, jika sudah terbukti ampuh, pihaknya akan mencoba menggunakannya. “Dilihat dulu nanti hasilnya bagaimana. Kalau berhasil, saya akan mencobanya,” tandas Yato.

Sementara itu, Sekretaris Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Klaten, Atok Susanto mengimbau petani tidak sertamerta mencampur pestisida dengan bahan lain. Menurutnya, penggunaan pestisida yang dicampur dengan bahan lain justru mengurangi kemamuannya dalam membasmi hama. “Kami khawatir, bahan campuran itu justru akan membuat pestisida menjadi netral sehingga kurang ampuh dalam membasmi hama,” terangnya saat dihubungi kemarin.

mkd

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…