Rabu, 12 Mei 2010 16:13 WIB News,Internasional Share :

Walesa
Eropa harus belajar dari Indonesia

Jakarta–Lech Walesa, mantan Presiden Polandia yang juga peraih Nobel Perdamaian Dunia, mengatakan saat ini dunia kehilangan kepemimpinan secara global. Selain tidak ada lagi negara adidaya dari berbagai sisi, negara-negara yang ada dinilai Walesa lemah dari segi moral.

Karena itu Walesa mengatakan, dunia, khususnya Eropa, harus banyak belajar dari Indonesia. Karena Indonesia berhasil menjaga persatuan dan melakukan integrasi di tengah keanekaragaman yang ada.

“Anda sebuah negara besar yang memiliki budaya besar, banyak pulau, dibanding Eropa. Tapi bisa menjaga persatuan. Kami di Eropa harus belajar banyak dari Anda,” kata Walesa dalam kuliah presidensial di hadapan anggota Kabinet di Istana Presiden, Rabu (12/5).

Walesa mencontohkan yang terjadi di Polandia pada masa Nazi berkuasa. Saat itu Eropa seolah tidak peduli kepada Polandia, dan menganggapnya hanya konflik lokal. “Ketika perang mencapai Paris, peringatan Polandia baru didengar dan semuanya sudah terlambat,” tutur mantan aktivis buruh ini.

Secara global Walesa menilai, sebelumnya ada dua blok antagonis, yang memiliki kekuatan di persenjataan dan ekonomi. Namun sekarang hanya tersisa Amerika Serikat yang memiliki kekuatan militer.

“Tapi secara ekonomi Amerika semakin melemah. Dan bukan menjadi pemimpin moral. Pada saat ini dunia kehilangan kepemimpinan dan semuanya sudah melemah. Keadaan tak cocok ini harus diperbaiki,” kata Walesa.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…