kapanlagi.com
Rabu, 12 Mei 2010 20:13 WIB News Share :

Mantan Wakapolri Makbul, siap gugat penyebar fitnah

Jakarta— Mantan Wakapolri, Komjen (Purn) Makbul Padmanegara menyatakan informasi yang menyebutnya berada di balik mafia arwana PT Salmah Arwona Lestari adalah fitnah. Dia siap menuntut orang-orang yang telah menyebarkan fitnah tersebut.

Demikian disampaikan pengacara Makbul, Alfons Loemau di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/5). “Siapapun dia yang sebut-sebut klien kami, masuk ranah pidana. Kami besok akan kumpulkan bukti, akan kami proses hukum,” kata Alfhons.

“Segera siapa saja. Mau itu anggota Dewan, pengacara, atau siapapun dia enggak kebal hukum. Sudah kami list,” tegas dia.

Menurut Alfons, tidak mungkin Makbul terikat dengan salah satu badan usaha ketika menjabat sebagai Wakapolri. Selain tidak dibenarkan oleh peraturan,  Makbul juga tidak punya waktu karena padatnya jadwal kegiatan sebagai Wakapolri. “[Pemberitaan] Itu tidak fair, itu ada character assasination,” kata dia.

“Mari kita merumuskan masalah dengan rumus dan fakta. Apabila ada yang mengait-ngaitkan, bisa diduga ini akan masuk ke ranah pidana dan akan kita minta hak klien kami dibela.”

Sebagaimana diketahui, inisial MP disebut-sebut usai rapat antara Komisi III bidang Hukum DPR dengan mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Susno Duadji yang telah menjadi tersangka dalam kasus mafia arwana di PT Salmah Arowana Lestari di Riau ini.

Selain itu, salah satu pengacara Susno, M Assegaf mengatakan pemilik modal PT SAL itu salah satunya adalah petinggi Mabes Polri. Petinggi itu disebutnya berbintang tiga, namun tidak disebutkan namanya. Assegaf waktu itu mengatakan tidak mungkin Susno menerima suap karena yang memiliki saham PT SAL adalah atasannya.

Terkait pernyataan Assegaf itu, Alfons membantahnya. “Kenapa kasus arwana ini dalam pemberitaan seolah Pak Susno tidak menerima sesuatu karena ada atasan dia dalam arwana. Itu saya katakan tidak ada kaitannya,” kata dia.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…