Selasa, 11 Mei 2010 15:43 WIB News Share :

Meski tak sehat, Anggodo tetap didakwa

Jakarta–Meski kondisi kesehatan Anggodo Widjojo sedang terganggu, sidang pembacaan dakwaan terhadap dirinya tetap berlanjut.

Sebelumnya Anggodo Widjojo sempat diperiksa kesehatannya oleh tim dokter. Setelah itu dia kembali didudukan di kursi terdakwa ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (11/5).

Ketua Majelis Hakim, Tjokorda Rai lalu mengkonfirmasikan kondisi kesehatan Anggodo. Apakah saat ini Anggodo dapat mengikuti sidang pembacaan dakwaan atas kasus dugaan percobaan menyuap pimpinan KPK dan menghalangi proses hukum terhadap Anggoro Widjojo untuk kasus suap proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) Departemen Kehutanan RI.

“Kalau tidak ada majelis hakim, saya sudah tersungkur ini. Kuping saya sudah budek (tidak bisa mendengar-red),” jawab Anggodo.

“Ah masa 15 menit dengarkan dakwaan tidak kuat? Jaksa bagaimana? Mau tetap hari ini atau dilanjutkan?” sahut Tjokorda.

“Melihat kondisi terdakwa yang bisa berbicara lancar, kami yakin terdakwa sanggup mendengarkan dakwaan,” jawab JPU Suwardji.

Ketua tim kuasa hukum Anggodo, OC Kaligis, menyatakan keberatan. Pihaknya meminta agar sidang pembacaan tuntutan ditunda dan terdakwa diberi waktu beristirahat sesuai ijin surat dokter yang menyatakan hari ini Anggodo masih harus beristirahat.

“Setelah hari ini kami yakin bisa menghadirkan terdakwa dalam sidang,” kata O.C. Kaligis.

Namun keberatan kuasa hukum tidak menjadi bahan pertimbangan majelis hakim. Jaksa tetap dipersilahkan untuk membacakan surat dakwaannya terhadap si terdakwa.

“Kami putuskan tetap melanjutkan pembacaan dakwaan. Setelah ini kami kirim surat pembatalan untuk terdakwa dirawat di rumah sakit,” kata Tjokorda.

Sementara Anggodo Widjojo juga tidak menyampaikan protes. Selama hampir 10 menit JPU membacakan dakwaanya, dia duduk dalam kondisi badan miring dengan kondisi mata terpejam dan kepala disangga tangan kanan.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…