Selasa, 11 Mei 2010 19:43 WIB Klaten Share :

Disdik Klaten jamin PPDB transparan

Klaten (Espos)--Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menjamin pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Juni mendatang akan berlangsung transparan.

Demikian dikemukakan Kabid Pendidikan Dasar Disdik Klaten, Drs Budiyanto MPd kepada Espos, Selasa (11/5). Menurutnya, setiap sekolah sudah diminta bersikap transparan dalam pelaksanaan PPDB nanti. Dia menjelaskan, setiap sekolah akan memasang jurnal sementara calon siswa baru setiap hari pada tempat-tempat terbuka agar bisa diakses banyak pihak. “Kami akan terbuka dan transparan. Masyarakat bisa memantau sendiri pelaksanaannya nanti,” ujar Budiyanto.

Budiyanto menegaskan, pelaksanaan PPDB di Klaten nanti tidak akan diwarnai tindakan nepotisme. Menurutnya, kedudukan atau jabatan orangtua calon siswa tidak akan mempengaruhi hasil dari PPDB tersebut. “Meskipun anak seorang pejabat, kalau memang nilainya tidak mampu bersaing dengan calon siswa lain ya tidak akan diterima di sekolah yang dituju,” tegas Budiyanto.

Budiyanto juga meminta setiap sekolah menaati aturan dalam PPDB. Jika ditemukan adanya penyimpangan, pihaknya tidak segan-segan memberikan peringatan dari lisan, tulis, hingga pemanggilan terhadap kepala sekolah. “Sanksinya nanti tergantung jenis pelanggaran yang dilakukan kepala sekolah,” tandas Budiyanto.

Ditemui terpisah, Ketua Tim Pemantau PPDB untuk SMP, Sutarto mengatakan pelaksanaan PPDB di Klaten dari tahun ke tahun sudah transparan. Menurutnya, khusus bagi sekolah yang belum tercukupi kuota siswanya diperkenankan membuka PPDB gelombang dua setelah mendapatkan persetujuan dari Disdik Klaten. Dalam hal ini, pihaknya tetap memantau pelaksanaan PPDB gelombang dua tersebut. “Setiap sekolah tetap harus memasang jurnal sementara calon siswa baru pada PPDB gelombang dua,” papar Sutarto.

mkd

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…