Selasa, 11 Mei 2010 16:18 WIB News Share :

Anggodo terancam hukuman seumur hidup

Jakarta–Meski mengaku sakit, terdakwa Anggodo Widjojo tetap mendengarkan pembacaan dakwaan. Anggodo dijerat pasal penyuapan dan upaya menghalang-halangi penyidikan dengan ancaman hukuman seumur hidup.

“Terdakwa dijerat dengan dua dakwaan. Dakwaan pertama, perbuatan terdakwa diancam pidana pasal 15 jo pasal 5 ayat 1 UU Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP,” kata jaksa penuntut umum (JPU), Suwarji di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (11/5).

Dakwaan kedua, kata Suwarji, Anggodo diancam pasal 21 UU Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.

Berdasarkan UU Tipikor, pasal 15 mengenai penyuapan dengan pidana maksimal seumur hidup. Sedangkan pasal 12 tentang upaya menghalang-halangi penyidikan diancam pidana maksimal lima tahun.

Kuasa hukum Anggodo, OC Kaligis, menyatakan akan mengajukan eksepsi pada Selasa (18/5) pekan depan.

dtc/ tiw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…