Senin, 10 Mei 2010 15:28 WIB Sport Share :

Sony ditunggu sampai lusa

Kuala Lumpur –Masalah punggung Sony Dwi Kuncoro muncul lagi di saat dia melakoni pertandingan pertamanya di Piala Thomas 2010. Indonesia pun terancam kehilangan satu pemain tunggal di perempatfinal.

Sony memutuskan mundur di set kedua saat bertarung melawan Alvin Bhatt dalam pertandingan lanjutan Grup D antara Indonesia versus India di Putra Stadium, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (10/5).

Ini sebenarnya aksi pertama Sony setelah ia tidak dimainkan pada laga pertama Indonesia melawan Australia kemarin. Kala itu peran tunggal kedua dioper ke Simon Santoso, dan Dynosius Hanom Rumbaka main di tunggal ketiga.

“Sampai tadi pagi Sony bilang siap main. Keputusan kita memang seperti itu, semua harus mencoba lapangan membiasakan diri, supaya perempatfinal tidak asing, baik tunggal maupun ganda. Kita akan menurunkan yang terbaik,” ujar manajer tim Yakoc Rusdianto dalam jumpa pers terkait mundurnya Sony.

Dijelaskan Yakob, sejak tahun lalu Sony berkendala dengan punggungnya. Di All England di tahun itu ia juga memutuskan mundur sebelum bertanding karena ketidaknyamanan di bagian tubuhnya itu.

“Kendala di punggungnya kadang-kadang muncul, kadang-kadang tidak. Berangkat dari Jakarta tidak ada masalah. Mudah-mudahan ini cuma hari ini saja.”

Diungkapkan Yakob, keputusan tidak melanjutkan pertandingan datang dari pemain yang bersangkutan. Dan itu dianggap bukan masalah. Kalau seorang pemain tidak nyaman kondisi fisiknya, mereka tidak akan dipaksakan.

“Mungkin Sony berpikir, masih ada kesempatan. Perempatfinal baru dimainkan lusa. Daripada tidak enak dan memaksakan diri, lebih baik berhenti dulu saja. Masih ada waktu untuk pemulihan.”

Dengan jadwal perempatfinal hari Rabu (12/5), seberapa banyak waktu yang dibutuhkan oleh Sony untuk kembali fit?

“Dia akan langsung diperiksa dokter, keluhan-keluhannya seperti apa. Beruntung kita besok libur (tidak main) sehingga bisa digunakan untuk memulihkan kekurangnyamanan di punggung itu,” tukas Yakob lagi.

Jika kemungkinan terburuknya adalah Sony tak bisa tampil di perempatfinal, berarti Indonesia berharap pada Taufik Hidayat, Simon Santoso, dan Hayom Rumbaka. Nama terakhir sukses memenangi laga debutnya di Piala Thomas saat menghadapi Australia.

“Apapun harus kita hadapi. Kita sudah siap mental. Kalau ada halangan seperti ini harus diterima. Dan ini bukan akhir segalanya. Dia bisa juga sembuh besok atau lusa. Kalau tidak bisa (main di perempatfinal), tunggal ketiga kita juga bagus kok. Tidak masalah. Hayom akan siap,” pungkas Yakob.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…