Senin, 10 Mei 2010 17:11 WIB Hukum Share :

Rampas HP, kernet truk dihajar massa

Solo (Espos)–Joko Supriyanto alias Karim, 19, warga Kampung Kadipiro RT 3/RW IV, Kadipiro, Banjarsari terpaksa harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, bapak satu anak ini nekat merampas sebuah hand phone (HP) milik korbannya saat bermain di rumah seseorang yang disayanginya.

Informasi yang dihimpun Espos, Senin (10/5), Joko Supriyanto yang kesehariannya bekerja sebagai kernet truk sedang naksir seorang gadis bernama Siska. Padahal, Joko Supriyanto  sudah nikah siri, Ratna dan memiliki seorang puteri Keysa.

Sehingga ketika Joko mendatangi rumah Siska, dia dimarahi orangtua Siska. Tak terima, Joko yang sedang mabuk pun berontak dan berusaha menghalang-halangi ayah Siska melapor ke ketua RT setempat.

Joko pun panik dan takut kalau aksinya diketahui warga sekitar. Sehingga dia langsung kabur keluar rumah. Saat itulah tersangka melihat seseorang sedang berbincang-bincang via HP.  Joko pun langsung merampas HP tersebut sambil menodongkan sebuah pisau dengan tangan kananya dan sebuah besi dengan tangan kirinya.

Tak terima dengan perbuatan tersangka, pemilik HP meminta bantuan ke masyarakat sekitar sebelum akhirnya tersangka dihajar massa hingga babak belur.

“Saya pun sempat berkeliling kampung di Sumber Tapen dan menantang warga yang ada. Ternyata, jumlah warga banyak dan mengeroyok saya,” jelas pemuda yang memiliki sejumlah tato di bagian tubuhnya saat ditemui wartawan di Mapoltabes Solo, Senin (10/5).

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, sejauh ini tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapoltabes Solo. Pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang Perampasan.

pso

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…