Senin, 10 Mei 2010 09:25 WIB News Share :

Menko Kesra kirim 4 tim pantau gempa di Aceh

Jakarta–Menko Kesra Agung Laksono mengirim empat tim ke lokasi gempa berkekuatan 7,2 SR di Aceh. Tim ini akan menyebar di empat kabupaten yang mengalami kerusakan parah akibat gempa.

“Tim kami dikirim ke empat kabupaten terparah terkena gempa di Aceh Barat, Meulaboh, Aceh Jaya, dan Bireun,” ujar Agung, Minggu malam (9/5).

Tim yang dikirim ini menurut Agung, akan memastikan apakah sirine tanda bahaya (early warning system) berjalan sempurna ketika gempa terjadi, sehingga warga memiliki waktu menyelamatkan diri jika ada gempa yang berpotensi tsunami.

“Keselamatan jiwa masyarakat sangat diutamakan melalui alat peringatan dini gempa bumi,” kata Agung.

Politisi Partai Golkar ini menambahkan, pemerintah telah memasang sejumlah alat pendeteksi gempa di sejumlah titik rawan gempa di seluruh Indonesia, terutama di kawasan pesisir barat Pulau Sumatera seperti NAD, Bengkulu, dan Pulau Nias. Alat deteksi gempa ini baru berbunyi jika gempa berkekuatan di atas 7 SR.

“Peringatan bahaya dicabut jika potensi tsunami sudah tidak ada,” ungkapnya.

Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa. Korban luka-luka tercatat tujuh orang kini dirawat di rumah sakit terdekat.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…