blogspot.com
Senin, 10 Mei 2010 17:39 WIB Sragen Share :

Massa aktivis geruduk Mapolres Sragen

Sragen (Espos)–Belasan perwakilan elemen organisasi masyarakat (Ormas) mendatangi Mapolres Sragen, Senin (10/5), guna menyampaikan kekecewaan terhadap proses penegakan hukum atas kasus pembacokan aktivis Ormas. Mereka menilai proses penanganan kasus tersebut lamban, lantaran hingga sekarang belum ditemukan identitas pelaku.

Kedatangan mereka untuk bertemu Kapolres AKBP Drs Jawari ternyata tak membuahkan hasil. Kapolres melakukan tugas dinas di Solo menyambut kedatangan Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo. Kedatangan massa yang dikoordinasi para aktivis, seperti Saiful Hidayat, Dodok Sartono, Eko Wijiyono, Heri Kistoyo diterima Kabag Bina Mitra Kompol Yuliana.

Di saat yang bersamaan, aparat Reskrim Polres Sragen mendatangkan ahli lukis dari Yogyakarta untuk membuat sketsa wajah pelaku berdasarkan kesaksian saksi. Proses pembuatan sketsa wajah dilaksanakan di ruang Kasatreskrim AKP Y Subandi. Sebanyak dua aktivis yang dimintai keterangan dalam proses pembuatan sketsa wajah pelaku.

”Kami menilai penanganan kasus aparat kepolisian lambat. Sebelumnya kami melaporkan adanya intimidasi dari kelompok tertentu ke Polres. Sampai adanya realisasi ancaman dengan adanya kasus pembacokan terhadap aktivis beberapa waktu lalu. Tetapi aparat tidak segera menangani cepat. Saya lihat pihak Reskrim baru membuat sketsa wajah pelaku. Mengapa upaya itu tidak dilakukan pada hari-hari lalu? Surat kami tentang adanya ancaman juga tidak ditindaklanjuti,” tegas Sekretaris Forum Komunikasi Ormas (Forkos) Sragen, Dodok Sartono.

Kapolres Sragen AKBP Drs Jawari melalui Kabag Bina Mitra Kompol Yuliana mengatakan, Kapolres tidak ada di tempat, karena ada dinas luar di Solo bersama Kapolda. Yuliana sempat bersendagurau dengan para aktivis Ormas untuk mencairkan suasana. Setelah mendapatkan penjelasan cukup panjang dari Kompol Yuliana, massa pun bubar.

trh

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…