Senin, 10 Mei 2010 12:38 WIB News Share :

Kendaraan rusak, Ba'asyir batal ke Mabes Polri

Jakarta–Abu Bakar Ba’asyir mengurungkan niatnya datang ke Mabes Polri hari ini, Senin (10/5). Ba’asyir batal datang karena kendaraannya rusak.

Alasan tersebut diungkapkan anggota Tim Pengacara Muslim (TPM), Ahmad Michdan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. “Beliau tidak datang karena ada kerusakan kendaraan. Lain hari,” katanya. Michdan datang dengan didampingi belasan anggota TPM sekitar pukul 11.15 WIB.

Michdan mengatakan, Ba’asyir sering ke ‘markas’ Jamaat Anshorut Tauhid (JAT) yang dipimpinnya. “Iya. Karena itu lembaga pendidikan. Ustadz Abu memang sering ke situ. Apakah ada yang terkait atau tidak, kita belum tahu. Makanya kita datang meminta penjelasan dari Kadensus,” ujar Michdan.

Klarifikasi

Dalam kesempatan itu, Michdan menyampaikan kedatangannya ke Mabes Polri atas permintaan keluarga dan permintaan pimpinan JAT, yang diduga teroris dan dibawa oleh tim Densus.

“Kita mau klarifikasi dan minta penjelasan. Karena, informasi dari pihak jamaah dan keluarga mereka tidak tahu mengenai soal teroris Aceh,” kata Michdan.

Ketika ditanya mengenai barang bukti yang disita, Michdan menjawab alat-alat pendidikan. “Seperti barang-barang pendidikan, mungkin buku dan sebagainya. Kita juga mau minta data dari Kepolisian apa saja yang disita,” kata Michdan.

dtc/ tiw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…