media perempuan
Senin, 10 Mei 2010 12:05 WIB News Share :

Kastari batal teror Malaysia karena teman dari Solo tak datang

Kuala Lumpur–Lama tak ada kabar dari tersangka teroris, Mas Selamat Kastari yang pernah ditahan di Indonesia. Kini Polisi Diraja Malaysia yang menahan Kastari sejak tahun lalu, angkat bicara. Kastari ternyata sudah menyiapkan aksi di Singapura dan Malaysia, namun gagal karena bantuan dari Indonesia batal datang.

Hal ini diungkapkan Kepala Polisi Diraja Malaysia, Tan Sri Musa Hassan seperti dilansir The Straits Times, Senin (10/5). “Kastari menyiapkan rencana pemboman di Singapura dan Malaysia begitu dia kabur meninggalkan Singapura,” kata Tan Sri Musa Hassan.

Menurut dia, Kastari menunggu kedatangan temannya dari Indonesia ke Malaysia, sebelum melancarkan aksinya. Namun temannya itu yang tinggal di Solo, batal datang karena takut tertangkap. “Dan Mas Selamat ditangkap polisi Malaysia tidak lama setelah itu,” jelasnya.

Tan Sri Musa tidak mengungkapkan target serangan jaringan teroris itu untuk alasan keamanan. Saat Kastari dibekuk di sebuah desa di Johor, polisi tidak menemukan bom dan peralatan lain.

“Rencana aksinya saat itu masih dalam tahap awal,” pungkas Tan Sri Musa, saat berbicara di markas Polisi Diraja Malaysia Kuala Lumpur beberapa waktu lalu.

Mas Selamat Kastari awalnya ditangkap oleh Kepolisian Indonesia pada Januari 2006, kemudian diserahkan kepada pihak Singapura. Dia dikenakan undang-undang keamanan negara yang dianut oleh Singapura. Dalam ketentuan tersebut, penahanan dapat dilakukan tanpa melalui proses persidangan.

Mas Selamat Kastari melarikan diri dari penjara Whitley Road Detention Center pada 27 Februari 2008. Ketika itu Mas Selamat Kastari berhasil keluar melalui jendela kamar mandi yang tidak terkunci. Akibatnya sembilan pejabat Singapura dipecat. Setelah kabur cukup lama, Kastari diciduk kembali oleh aparat Malaysia.

dtc/ tiw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…