Senin, 10 Mei 2010 10:13 WIB Ekonomi Share :

Gas disiapkan untuk ganti BBM nelayan

Padang–Pemerintah mulai mencanangkan pemakaian gas melalui metoda Compressed Natural Gas sebagai bahan pengganti atau alternatif BBM bagi nelayan untuk melaut.

“Aplikasi konversi semacam itu maka nelayan memiliki opsi bahan bakar alternatif yang lebih terjangkau. Dengan bahan bakar yang terjangkau maka biaya operasional nelayan melaut akan semakin ringan,” kata Kepala Pusdatin KKP Soen’an H. Poernomo, di Padang, Senin (10/5).

Menurut Soen’an, kekayaan sumberdaya kelautan dan perikanan yang dimiliki oleh Indonesia kini masih belum dimanfaatkan secara optimal oleh nelayan. Kurang maksimalnya pemanfaatan tersebut, katanya,  terjadi akibat nelayan penangkap ikan sebagian besar merupakan pelaku usaha mikro dan skala kecil.

“Sebagai pelaku usaha kecil, nelayan kesulitan melaut karena tingginya biaya produksi akibat mahalnya harga BBM,” kata Soen’an karena itu  Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad meresmikan uji coba aplikasi konversi BBM ke gas bagi kapal nelayan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lekok, Jawa Timur baru-baru ini.

Sementara itu, penelitian yang dilakukan PT Setindo Raya ini menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai bahan alternatif BBM. Konversi dilakukan melalui penggunaan cylinder serta peralatan lain agar mesin yang milik nelayan yang saat ini menggunakan BBM dapat memakai CNG sebagai bahan bakar.

“Dibandingkan menggunakan diesel, penggunaan CNG pada mesin kapal nelayan yang berumur 10 tahun lebih hemat, mesin semakin lebih terawat dan ramah lingkungan,” katanya.

ant/rif

lowongan pekerjaan
CV.ASR MEDIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…