Senin, 10 Mei 2010 19:42 WIB Klaten Share :

Cegah pengguna KTP bodong, verifikasi Calhaj diperketat

Klaten (Espos)--Verifikasi KTP calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Klaten diperketat guna mengantisipasi penggunaan KTP bodong. Kantor Kementerian Agama Klaten berkoordinasi dengan Pemkab setempat untuk memvalidasi KTP Calhaj serta memastikan Calhaj bersangkutan berdomisili di Klaten.

Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Klaten, Muhammad Yusuf saat dijumpai di kantornya, Senin (10/5), mengatakan, berkaca pada pengalaman tahun 2008 lalu, Calhaj asal Klaten yang pemberangkatannya dibatalkan lantaran KTP-nya ketahuan Aspal (asli tapi palsu) mencapai ratusan orang. Hal itu menjadi pelajaran bagi banyak pihak.

“Kini jangan sampai kasus semacam itu terulang.”
Menurut Yusuf, pihaknya telah menyiapkan fotokopi KTP Calhaj yang tahun ini pendaftarnya mencapai 1.140 orang. Sehingga jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk diverifikasi, tinggal menyerahkan kepada instansi terkait. Dia menguraikan, secara lisan, verifikasi KTP Calhaj sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Klaten.

Ditanya tentang tahapan bagi Calhaj, dia mengungkapkan, pekan ini para Calhaj diundang hadir ke Kantor Kementerian Agama secara bergiliran untuk menyerahkan berkas pengurusan paspor. Berkas tersebut meliputi bukti setoran awal, formulir permohonan paspor haji, fotokopi KTP, KK serta ijazah/akta kelahiran/surat nikah. Selanjutnya, berkas diteruskan ke Kantor Imigrasi.

rei

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…