Senin, 10 Mei 2010 17:02 WIB Solo Share :

Car free day berlaku 30 Mei

Solo (Espos)–Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akhirnya memutuskan akan memberlakukan car free day di Jl Slamet Riyadi pada Minggu (30/5).

Atas pemberlakukan program tersebut, Jl Slamet Riyadi dari Purwosari hingga Bundaran Gladak tertutup untuk semua kendaraan bermotor kecuali kendaraan umum. Selain itu, kebutuhan angkutan masyarakat di jalan protokol Kota Bengawan itu juga akan dilayani kendaraan tidak bermotor seperti becak, andong, dan dokar. Untuk pengenalan, car free day hanya diberlakukan selama sekali sepekan, setiap hari Minggu, pada pukul 05.00-09.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Yosca Herman Soedrajat menerangkan setelah melalui kajian panjang dan sempat mendapat tanggapan negatif beberapa pihak, Pemkot akhirnya mengambil keputusan untuk memberlakukan car free day di Jl Slamet Riyadi per 30 Mei 2010. Menurut Herman, sapaan akrabnya, car free day kali ini lebih ditujukan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan kendaraan umum dan kendaraan tidak bermotor. Pihaknya yakin jika kebiasaan tersebut dipertahankan lambat laun jumlah pengguna kendaraan pribadi akan berkurang.

“Akhirnya setelah melalui analisis dampak lalu lintas program car free day akan diberlakukan dari Purwosari sampai Gladak, 30 Mei. Tidak ada penggal-penggal seperti yang pernah diwacanakan. Car free day diberlakukan dari pukul 05.00-09.00 WIB, sementara khusus pada hari Minggu. SK (surat keputusan-red mengenai itu pekan ini juga diterbitkan,” jelas Herman, saat ditemui wartawan, seusai mengikuti rapat staf pegawai Pemkot Solo, di Balaikota, Senin (10/5).

Sementara itu, arus kendaraan bermotor pribadi diarahkan melalui jalan di alternatif di sisi selatan dan utara Jl Slamet Riyadi. Seperti arus lalu lintas kendaraan pribadi dari arah timur didorong melalui Jl Ronggowarsito dan Jl Dr Radjiman. Herman mengakui akibat pemberlakukan car free day, jalan alternatif yang sejurus dengan Jl Slamet Riyadi berpotensi macet.

tsa

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…