Minggu, 9 Mei 2010 19:52 WIB Internasional Share :

Arab Saudi stop TKW dari Indonesia

Riyadh–Pemerintah Arab Saudi menghentikan memperkerjakan tenaga kerja domestik dari Indonesia setelah Saudi enggan menaikkan ongkos rekrutmen TKW.

Keputusan ini diambil setelah perusahaan perekrut tenaga kerja Saudi kalah dalam negosiasi gaji dengan perusahaan perekrut TKI dari Indonesia, seperti dilansir dari menafn.com mengutip Arab News, Minggu (9/5).

Sebagai gantinya, agen disarankan merekrut buruh dari negara-negara lain seperti Vietnam, Thailand dan Kamboja.

“Biaya perekrutan membengkak 300 persen. Dari yang tadinya hanya SR 2.800 (sekitar Rp 6,9 juta) menjadi SR 7.500 (Rp 18,5 juta). Ini terjadi dalam jangka waktu tiga tahun. Dan sebagian besar dari permintaan peningkatan gaji itu tidak memiliki alasan yang jelas,” tutur seorang pengusaha rekrutmen tenaga kerja.

Selain itu, perusahaan perekrutan juga telah menolak permintaan kenaikan gaji sebesar SR 375 (Rp 929 ribu) yang diajukan pemerintah Indonesia di bulan April. Mereka mengklaim, total biaya untuk merekrut satu TKI mencapai SR 9.000 (Rp 22,3 juta).

Salah satu investor di perusahaan perekrut TKI Jamas Al-Mofavaz menuturkan jumlah pekerja Indonesia di sana berkisar dari 1,2 juta hingga 1,5 juta jiwa.

“Warga Saudi harus membayar sedikitnya SR 2.500 (Rp 6,1 juta) untuk satu TKI,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga menambahkan bila 2 tahun lalu gaji bulanan TKI telah naik dari SR 600 (Rp 1,48 juta) menjadi SR 800 (Rp 1,9 juta).

dtc/tya

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…