Minggu, 9 Mei 2010 19:44 WIB Sragen Share :

300-an Warga Srimulyo ke luar negeri

Sragen (Espos)--Lebih dari 300 warga Srimulyo, Gondang, Sragen bekerja di luar negeri. Kades Srimulyo percayakan teknis pencacahan lengkap dalam sensus penduduk 2010 terhadap petugas cacah lapangan (PCL).

“Mereka sudah mendapat pembekalan yang cukup. Kami percayakan semua kepada mereka,” kata Kepala Desa Srimulyo, Warseno saat dihubungi Espos, Minggu (9/5). Tingginya mobilitas warga ke luar negeri, dianggap Warseno bukan sebagai masalah dalam program sensus 2010 ini. “Cara mencacah mereka ada sendiri, bahkan ada pencacah khusus. Sejauh ini tidak ada kendala,” ungkapnya.

Ia berharap proses sensus dilakukan dengan cara yang benar dan tidak ada masalah. Data sensus dirasanya sangat membantu sebagai acuan dalam melihat kondisi masyarakat secara akurat. “Soal mobilitas itu biasa mempengaruhi naik turunnya jumlah warga, seperti yang terlihat saat Pilleg dan Pilpres kemarin ada selisih. Tapi dengan sensus ini saya akan melihat lebih dalam bagaimana masyarakat saya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Warseno, menyatakan angka tersebut terhitung paling tinggi di Kecamatan Gondang. Dalam catatannya, kepergian warga ke luar negeri itu untuk kepentingan pekerjaan. “Ada yang ke Korea, Arab Saudi, Taiwan, Jepang dan lainnya. itu baru yang ke luar negeri, belum yang urban biasa,” tambahnya.

m85

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…