Sabtu, 8 Mei 2010 15:54 WIB News Share :

Petir sambar petani, 3 tewas, 4 luka

Pamekasan–Tiga petani yang sedang memanen padi tewas di persawahan di Dusun Lembung Desa Galis Kecamatan Galis, Pamekasan, Sabtu (8/5) sekitar pukul 11.00. Ketiga korban tewas akibat tersambar petir karena pada sebagian tubuh mereka terdapat luka bakar.

Ketiga korban tersebut adalah Sumiati, 40 dan Sulaimah, 50, keduanya warga Desa Larangan Kecamatan Larangan serta Moh. Ali, 47, warga Dusun Nampereh Timur Desa Galis, Kecamatan Galis, Pamekasan. Selain terdapat luka gosong, dari dada korban keluar darah segar.

Mohammad Hasan, Pamong Dusun Lembung Tengah Desa Galis Kecamatan Galis mengatakan, sejak pagi tadi, sekitar 17 orang petani pergi ke sawah untuk memanen padi. Saat itu, hujan memang tidak begitu deras. Namun, memang terdengar beberapa kali kilatan petir.

“Nah, berbarengan dengan petir tersebut, tiga petani ternyata terkena hempasan petir. Kontan, petani lainnya yang saat itu berjauhan dengan korban kaget karena melihat korban tergeletak hingga meminta pertolongan warga,” katanya, Sabtu (8/5).

Diakuinya, ia tidak bisa memastikan dari mana petir itu datang. Sebab, ia dan warga hanya fokus untuk menolong korban. “Moh. Ali tewas di perjalanan saat akan dibawa ke rumah sakit Mas. Sementara, Sumiati dan Sulaimah tewas di tempat,” ungkapnya.

Tidak hanya itu saja, dari lokasi kejadian, ada empat orang yang mengalami luka-luka terkena petir. Mereka adalah, Suhaimi, 42, Hasyim, 60, Suhari, 38 serta Hasan, 39, keempatnya warga Dusun Nampereh Timur Desa Galis Kecamatan Galis, Pamekasan. Kini, keempatnya dilarikan ke Puskesmas Galis.

Dari pantauan di lokasi kejadian, ratusan warga yang mendengar adanya peristiwa tersebut, berbondong-bondong mendatangi lokasi. Mereka ingin mengetahui secara jelas kejadian tersebut.

Saat ini, dua korban, yakni Sulaimah dan Sumiati tengah baru saja dibawa ambulance ke rumah sakit. Sementara, Moh. Ali tengah dibawa pulang ke rumahnya untuk dimandikan dan didoakan.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…