Sabtu, 8 Mei 2010 20:21 WIB Sport Share :

Jakarta Electric kunci tiket final

Solo (Espos)–Tim putri Jakarta Electric PLN semakin dekat mempertahankan gelar juara, setelah mengunci tiket ke final berkat kemenangan 3-1 (16-25, 25-22, 20-25, 26-28) atas Jakarta TNI AU di laga kedua ‘final four’ putaran kedua Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010 di Sritex Arena, Sabtu (8/5).

Hasil ini sekaligus merupakan revans Jakarta Eletric yang dipermalukan Jakarta TNI AU 0-3 di laga terakhir ‘final four’ putaran pertama di Jakarta. Kemenangan ini membawa Jakarta Electric kokoh di puncak klasemen dengan perolehan sembilan poin dari lima kali main di ‘final four’.

Meski masih menyisakan satu pertandingan menghadapi Jakarta BNI 46, Minggu (9/5), raupan poin pasukan besutan Viktor Laiyan ini sudah cukup membawa mereka ke final.

Viktor pun menjanjikan pasukannya akan tetap ‘fight’ memenangi laga terakhir kontra Jakarta BNI 46. “Kami akan tetap berjuang mendapatkan kemenangan, karena dengan memetik kemenangan bisa menongkrak mental pemain,” sebut Viktor kepada wartawan.

Saat Susanti Martalia dkk merayakan kesuksesan menembus final, Jakarta TNI AU yang 70 persen pemainnya adalah prajurit TNI terpaksa gigit jari karena sudah pasti gagal menembus final. “Tadi anak-anak banyak melakukan ‘error’, permainan mereka kurang menyatu,” ujar pelatih Jakarta TNI AU, Eko Waluyo.

Eko mengaku kurang fitnya salah satu pemain asing mereka, Kimberly, menjadi faktor utama penurunan permainan timnya. “Kami memang tergantung dengan pemain asing, sehingga dengan kurang sehatnya Kimberly mempengaruhi permainan tim,” aku Eko.

Tanpa perlawanan berarti, Jakarta Electric menggenggam kemenangan di set pertama dengan skor 25-16. Namun Jakarta TNI AU bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dengan memenangi set kedua 25-22. Juara bertahan Jakarta Electric kembali unggul setelah melalui pertarungan ketat untuk memenangi set ketiga 25-20.

Setelah tertinggal 1-2 di set ketiga, Jakarta TNI AU hampir menyamakan kedudukan di set keempat. Sayang Gina Damayanti cs tak mampu memanfaatkan keunggulan 24-21.
Jakarta Electric justru mampu mengejar ketertinggalan mereka hingga memaksa ‘deuce’ dan membalikkan keadaan untuk merebut kemenangan 28-26 di set keempat.

“Anak-anak tadi terlalu terburu-buru menyelesaikan pertandingan sehingga membuat mereka tidak kontrol,” sesal Eko.

anh

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…