Sabtu, 8 Mei 2010 21:49 WIB Hukum,Solo Share :

Ba'asyir tak takut ditangkap Lagi

Solo— Nama Abu Bakar Ba’asyir kembali disebut-sebut terlibat aksi terorisme terkait penangkapan anggota JAT di Pejaten, Jakarta Selatan. Sejumlah kalangan di Solo pun khawatir. Namun Ba’asyir sendiri justru mengaku tak takut jika ditangkap kembali.

“Saya tidak khawatir. Para ustadz itu juga tidak khawatir tapi didorong rasa ukhuwah karena mendengar ada satu saudaranya yang diancam,” kata Ba’asyir di Pesantren Al-Islam, Solo, Sabtu (8/5).

Sejumlah ustadz di Solo dan sekitarnya, berkumpul di Pesantren Al-Islam, Solo. Mereka meminta tabayyun atau klarifikasi kepada Ba’asyir terkait penangkapan pengurus JAT Jakarta. Mereka juga meminta klarifikasi tentang pemberitaan yang mengaitkan JAT dengan tindak terorisme.

Atas munculnya isu tersebut, Ba’asyir merasakan memang ada indikasi-indikasi ke arah penangakapan tersebut. Ba’asyir pun menerima sejumlah masukan dari berbagai kalangan tentang kemungkinan penangkapan atas dirinya.

“Secara lahir memang arahnya akan kesana (penangkapan). Beberapa informasi yang masuk juga demikian. Tapi saya tidak khawatir,” ujarnya.

Saat menghadiri acara tersebut, dia tetap terlihat santai dan tanpa beban. Setelah memberikan keterangan dan menjawab pertanyaan dari hadirin, dia segera meminta pamit karena harus segera berangkat ke Bandung untuk menghadiri undangan sebagai pembicara pengajian.

Sementara itu, para ustadz yang berkumpul di Pesantren Al-Islam tersebut, mengingatkan kepada Polri untuk tidak mengulang penangkapan Abu Bakar Ba’asyir di Solo tahun 2002. Penangkapan saat itu dinilai hanya karena ada pesanan dan terbukti di persidangan Ba’asyir dinyatakan tidak bersalah.

Sedangkan terhadap sejumlah anggota JAT yang telah ditangkap, polisi diminta memberikan kebebasan bagi mereka untuk memilih pengacara sesuai keinginan mereka sendiri.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…