Sabtu, 8 Mei 2010 15:00 WIB Sport Share :

Alex Ferguson
Wigan satu-satunya harapan kami

Manchester–Liga Primer tinggal menyisakan satu laga lagi, namun belum diketahui siapa juaranya. Manchester United masih berpeluang namun Alex Ferguson mengakui nasib mereka ditentukan Wigan Athletic.

Tak seperti biasanya, Setan Merah tidak bisa menentukan nasibnya sendiri. Andai pun berhasil merebut kemenangan pada laga terakhir melawan Stoke City, gelar juara harus ditentukan pada laga Chelsea, sang pemuncak klasemen, melawan Wigan.

Dan untuk sementara, segenap tim, pemain, pelatih, ofisial dan pendukung MU pun serentak menjadi fans Wigan, berharap tim tetangga mereka itu bisa mencegah Chelsea meraih poin penuh.

Sang pelatih berujar, seperti dikutip dari The Suns, Sabtu (8/5), “Yang saya tahu saat ini adalah waktunya bagi kami untuk berharap, itu saja yang bisa kami lakukan: berharap. Kami percaya Wigan akan berusaha melakukan yang terbaik.”

“Hanya itu yang bisa kami lakukan, tak ada yang lain. Kami bisa menyelesaikan tugas kami (mengalahkan Stoke) tetapi tak mungkin kami berharap kepada Chelsea untuk mengalah,” lanjutnya.

“Jika memang harus ditentukan pada laga terakhir, seperti yang telah lima kali kami alami, yah, mau apa lagi? Tidak masalah. Kami tak keberatan harus menunggu hingga detik terakhir sebelum merebut kemenangan,” pungkasnya.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…