Jumat, 7 Mei 2010 20:03 WIB Pendidikan Share :

1.713 siswa di Solo harus mengikuti ujian ulangan

Solo (Espos)--Sekitar 16% atau 1.713 siswa dari total 11.009 siswa peserta Ujian Nasional (UN) tingkat SMP akan mengikuti Ujian Susulan yang diselenggarakan pada Senin hingga Kamis (17-20/5). Persentase ketidaklulusan dikatakan naik sekitar 5% dibanding tahun kemarin.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Solo, Drs Rakhmat Sutomo MPd menuturkan angka kelulusan UN tingkat SMP mengalami penurunan sekitar 16% dibanding tahun kemarin sebesar 89,48%. Penurunan juga terjadi di tingkat Jateng.

“Tahun ini angka kelulusan kita berada pada angka 84,44% dari total 11.009 siswa SMP yang mengikuti UN. Penurunan angka kelulusan juga terjadi pada siswa MTs dari 92,66% menjadi 79,77% atau tahun ini 623 siswa MTs lulus dari total 781 siswa,” ulasnya saat dihubungi Espos, Kamis (6/5) malam usai menunggu pengumuman resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Dari hasil pengumuman tersebut, mayoritas siswa jatuh pada mata pelajaran Matematika.

Dia juga mengatakan ada delapan sekolah, baik negeri maupun swasta dinyatakan lulus 100%. Lima sekolah di antaranya adalah negeri dan sisanya swasta. “Lima sekolah negeri yang siswanya lulus 100%, diantaranya SMPN 1, 3, 4, 8 sedangkan tiga sekolah swasta dengan tingkat kelulusan 100% adalah SMP Bintang Laut, Sekolah Kristen Pelita Nusantara Kasih Solo dan SMP Islam Terpadu Nurhidayah,” ulas Rakhmat melalui pesan singkat yang diterima wartawan. Dia juga mengatakan setidaknya ada dua hingga tiga sekolah yang memiliki tingkat ketidaklulusan hingga 70%.

m88

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…