Kamis, 6 Mei 2010 11:55 WIB News Share :

Rugikan Rp 28 M, bekas Bupati diperiksa

Bandar Lampung–Kepolisian Daerah Lampung akan memeriksa bekas Bupati Lampung Tengah, Andy Ahmad Sampurnajaya terkait kasus korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebesar Rp 28 miliar.

Hal tersebut ditegaskan Direktur Reserse dan Kriminal Polda Lampung,Komisaris Besar Darmawas Sutawijaya, Kamis (6/6). “Kami segera memeriksa,  untuk sementara dia sebagai saksi,” ujarnya.

Pemeriksaan Andy Ahmad itu karena adanya fakta di persidangan yang membuktikan keterlibatannya. Bahkan, dalam amar putusan, hakim menyebutkan terdakwa Herman Hazbullah hanya menjalankan perintah Bupati.

“Itu juga menjadi dasar kami dan gelar perkara yang kami lakukan di Markas Besar Polri beberapa waktu lalu,” katanya.

Kasus korupsi uang rakyat sebesar Rp 28 miliar yang tersimpan di Bank Perkreditan Rakyat Tripanca Setiadana itu menyeret dua pejabat Kabupaten Lampung Tengah. Herman Hazbullah, mantan Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah yang kini sudah divonis tujuh tahun penjara dan denda Rp. 500 juta. Sementara Sekretaris Kabupaten Lampung Tengah, Musawir Subing saat ini masih menjalani persidangan.

Di persidangan, banyak terungkap peran Andy Ahmad dalam pemindahan kas daerah dari Bank Lampung ke BPR Tripanca Setiadana. Kedua terdakwa itu mengaku hanya menjalankan perintah Bupati untuk memindahkan dana.

“Anehnya, polisi dan jaksa tidak menyentuh dia sama sekali.,” kata Herman Hazbullah, seusai divonis hakim beberapa waktu lalu.

Sementara itu Andy Ahmad Sampurnajaya hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi. Demikian pula Yuzar Akua, kuasa hukum mantan Bupati Lampung Tengah itu.

Adanya kong kalingkong antara penegak hukum dan mantan Bupati Lampung Tengah juga diungkapkan Forum Warga Lampung Tengah. Menurut Sumarsono, koordinator FWLT, proses hukum korupsi BPR Tripanca itu penuh kejanggalan.

“Polisi sepertinya enggan menyentuh Andy Ahmad. Padahal saat di BAP, kedua terdakwa menyerahkan bukti keterlibatan dia,” katanya.

tempointeraktif/ tiw

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…