Kamis, 6 Mei 2010 19:15 WIB Solo Share :

Puluhan titik reklame di-citywalk "dibersihkan"

Solo (Espos)–Puluhan titik reklame di sepanjang city walk Jl Slamet Riyadi, segera “dibersihkan”. Biro iklan yang mengelola titik reklame tersebut bisa mendapatkan lokasi pengganti, selama lokasi yang dimaksud lolos verifikasi Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA).

Berdasarkan data Bidang Pendaftaran Pendataan dan Dokumentasi DPPKA Solo, masih ada sekitar 30 titik reklame atau 40% dari total reklame di sepanjang city walk yang tersisa. Puluhan titik reklame itu masih menunggu masa akhir kontrak.

Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran Pendataan dan Dokumentasi DPPKA, Suhanto menerangkan 30 titik reklame yang tersisa tersebut segera dipindahkan setelah memasuki masa akhir kontrak. Menurut catatannya, seluruh reklame itu habis masa kontraknya paling lambat Oktober tahun ini. “Ada 27-30 titik, rata-rata masa akhir Oktober 2010. Dua bulan sebelum masa akhir, sudah kami beri pemberitahuan. Kami yakin Oktober reklame di <I>city walk<I> sudah bersih,” tutur Suhanto, saat dihubungi Espos, Kamis (6/5).

Suhanto menjelaskan, city walk berdasarkan master plan kota adalah kawasan untuk pejalan kaki. Agar para pejalan kaki ini dapat menikmati suasana city walk, maka reklame harus dibersihkan. Sebagai gantinya, dia melanjutkan reklame diarahkan ke lokasi lain. Terkait lokasi pengganti tersebut, biro iklan bisa mengajukan usulan. Namun, Suhanto menandaskan, setiap usulan harus diverifikasi sebelum direalisasikan.

Disinggung mengenai potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang hilang akibat pembersihan reklame itu, Suhanto mengakui ada potensi kehilangan. Tetapi nilainya kecil. “Puluhan titik itu memberi retribusi sekitar Rp 50 juta. Dengan dipindah ke lokasi lain, sumbangan retribusinya mungkin berkurang, namun tidak banyak. Karena, titik reklame di Jl Slamet Riyadi selama ini memang paling tinggi nilainya,” ujar dia.

tsa

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…