Kamis, 6 Mei 2010 18:05 WIB News Share :

Polri akui pengawasan atas penyidik kurang maksimal

Jakarta–Mabes Polri mengakui proses pengawasan penyidikan yang dilakukan selama ini kurang maksimal. Karenanya, Polri akan mengevaluasi kinerja sistem pengawasan.

“Itulah sistemnya yang nanti akan diperbaiki sudah ada petunjuk teknis tentang pengawasan penyidik,” kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Kamis (6/5).

Edward mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan sistem pengawasan menjadi lemah. Salah satunya karena hubungan personal antar sesama personel.

“Kenapa engga jalan, apa karena yang mengawasi rekannya sendiri atau karena pengawasnya lebih rendah pangkat dan sebagainya itu akan dilihat,” imbuh jenderal bintang dua ini.

Menurut Edward, belajar dari kasus Gayus, Mabes Polri akan lebih mawas diri. Perbaikan-perbaikan akan dilakukan demi terwujudnya proses penyidikan secara profesional.

“Itu akan kita jadikan masukan,” tambahnya.

Sebelumnya, dalam sidang kode etik Kompol Arafat kemarin terungkap bahwa proses penyidikan kasus Gayus tidak dilakukan pengawasan. Arafat mengaku tidak pernah diawasi baik oleh atasannya bahkan oleh Kabareskrim saat itu (Komjen Pol Susno Duadji.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…