Kamis, 6 Mei 2010 13:30 WIB News Share :

KPK
Mulyani tak perlu dicekal

Jakarta–Menteri Keuangan Sri Mulyani Inrawati telah ditunjuk menjadi Managing Director di Bank Dunia. Namun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan mengajukan upaya pencegahan (cekal) agar Sri Mulyani tidak bepergian ke luar negeri.

“Menurut saya tidak perlu,” kata Wakil Ketua Bidang Penindakan KPK, Bibit Samad Rianto, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (6/5).

Bibit menjelaskan, jika KPK membutuhkan keterangan Sri Mulyani lagi, maka alamat pemanggilan sudah jelas. “Di Bank Dunia,” ujarnya. Lagipula, lanjut Bibit, kepergian Sri Mulyani ke luar negeri itu dengan alasan yang jelas. “Dia akan menempati jabatan terhormat, kecuali kalau alasan dan tujuan tidak jelas.”

Sri Mulyani sudah dua kali dimintai keterangan tim penyelidik KPK terkait kasus dugaan korupsi dana talangan Bank Century. Pemeriksaan dilakukan di kantor Sri Mulyani di Kementerian Keuangan.

Pansus Angket Century menilai Sri Mulyani dan mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono memiliki peranan penting dalam pengucuran dana talangan Rp 6,7 triliun ke Bank Century.

Seperti diketahui, Sri Mulyani Indrawati dipilih menjadi penasihat tinggi bagi Presiden Bank Dunia, Robert Zoellick. Posisi yang diduduki Sri Mulyani hanya tersedia tiga kursi di dunia. Ini merupakan jabatan tertinggi di bawah Zoellick.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…