Rabu, 5 Mei 2010 17:54 WIB News Share :

Sidang Kompol Arafat berakhir tanpa pemeriksaan saksi

Jakarta–Sidang kode etik dengan terperiksa Komisaris Polisi (Kompol) Arafat Enanie ditutup sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu (5/5). Menurut Ketua Komisi Kode Etik Brigadir Jenderal Bambang Eko Cahyono, sidang ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sejatinya, jadwal sidang hari ini adalah mendengarkan keterangan saksi dari Brigadir Jenderal (Brigjen) Edmon Ilyas, Brigadir Jenderal (Brigjen) Raja Erizman, Komisaris Besar (Kombes) Pambudi Pamungkas, Komisaris Besar (Kombes) Eko Budi Sampoerno, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mardiani, dan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sri Sumartini. “Karena ada saksi yang belum hadir maka sidang ditunda,” kata Bambang.

Hari ini, sidang praktis hanya mendengarkan keterangan dari Kompol Arafat sebagai terperiksa. Dalam persidangan, Arafat membeberkan semua rekayasa dalam kasus bekas pegawai pajak Gayus Tambunan, termasuk mengaku menerima uang dari Haposan Hutagalung, pengacara Gayus.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Alif Kuntjoro dan Andi Kosasih, dua diantara para tersangka dalam kasus Gayus, keluar dari pintu belakang gedung Transnasional Crime Center. Kemudian diikuti Kompol Arafat dan Gayus Tambunan. Mereka tidak menanggapi pertanyaan wartawan.

tempointeraktif/rif

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…