Rabu, 5 Mei 2010 20:47 WIB Sukoharjo Share :

Pengangguran naik, legislatif pertanyakan realisasi kawasan industri Nguter

Sukoharjo (Espos)–Angka pengangguran di awal Bupati Sukoharjo, Bambang Riyanto menjabat hingga menjelang akhir masa jabatannya justru meningkat. Kondisi demikian terungkap dalam rapat paripurna nota pengantar laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) yang digelar Rabu (5/5) di Gedung Dewan.

Dalam LKPj yang diterima wartawan, disebutkan angka pengangguran di 2005 mencapai 13.482 jiwa. Apabila dibandingkan dengan jumlah angkatan kerja yang mencapai 569.724 jiwa, maka angka pengangguran mencapai 2,36%.

Selanjutnya masih mengacu kepada data yang sama, angka pengangguran pada 2009 mencapai 20.823 jiwa. Pada tahun yang sama tercatat angkatan kerja mencapai 436.442 jiwa. Dengan demikian, persentase pengangguran pada tahun kemarin mencapai 4,7%.

Bambang Riyanto dalam LKPj menyebutkan masih tingginya angka pengangguran disebabkan kondisi lapangan kerja yang terbatas. Namun demikian untuk mengatasinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo telah memiliki solusi.

Lebih lanjut mengenai langkah meminimalisasi pengangguran adalah melalui pembukaan kawasan industri Nguter seluas 250 hektare (Ha). Apabila kawasan itu sudah dibuka, diperkirakan sebanyak 40.000-an orang tenaga kerja akan terserap.

Anggota Komisi IV, Heri Purwanto mengaku, menyayangkan masih tingginya angka pengangguran di Kota Makmur. Menurut dia, dalam proses pembangunan berjalan harusnya jumlah pengangguran bisa ditekan bukan malah malah sebaliknya justru meledak.


aps

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…