Rabu, 5 Mei 2010 13:59 WIB News Share :

Lima truk sampah dituang di halaman DPRD

Garut–Halaman utama DPRD Garut, Jawa Barat, Rabu (5/5) dijadikan tempat pembuangan sampah oleh ratusan warga kampung Pasir Bajing, Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi.

Sebelumnya, warga menyandera sekurangnya lima truk berisi sampah busuk yang sedang menuju tempat pembuangan sampah akhir di Pasir Bajing, tidak jauh dari pemukiman warga tersebut.

Sampah dari lima truk itulah yang kemudian dibuang di halaman kantor para wakil rakyat tersebut. “Ulah warga itu terjadi karena selama ini mereka tidak mendapatkan jaminan kesehatan, ekonomi, dan sosial, walaupun daerah mereka dijadikan TPA,” kata Dadan Nugraha, dari Komite Hijau Garut, LSM yang mendampingi warga.

Sampah yang dibawa truk itulah yang kemudian dibuang warga di halaman DPRD Garut. Di hadapan sejumlah anggota Komisi B DPRD setempat yang menerima warga, juru bicara warga Ateng M menyatakan, akan menuntut Pemkab Garut ke Pengadilan Tata Usaha Negara jika instansi itu tidak memenuhi tuntutan masyarakat.

Dalam pertemuan di ruang rapat paripurna itu juga hadir Kepala Dinas Perumahan dan Tata Ruang serta pejabat dari Badan Lingkungan Hidup Pemkab Garut.

Wakil Ketua Komisi B, Ade Suryana menyatakan tuntutan jaminan kesehatan, ekonomi, dan sosial warga kampung Pasir Bajing merupakan hal wajar.

Menurut dia, selama ini permasalahan sampah di kabupaten itu nyaris tak pernah tuntas walaupun beberapa kali Kota Garut mendapatkan penghargaan Adipura, dan pada 2010 tengah memperjuangkan perolehan Adipura Kencana.

“Bukan berarti memojokan kalangan eksekutif, melainkan akan membahas tuntas upaya pemenuhan tuntutan warga Pasir Bajing dengan institusi teknis terkait,” kata Ade Suryana.

Menyikapi dibuangnya ratusan kubik sampah di pelataran utama gedung DPRD hingga berserakan ke dalam gedung dewan, menurut dia, hal itu ditanggapi sebagai ekspresi kekesalan yang wajar dari masyarakat yang selami ini ditelantarkan.

kompas.com/ tiw

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…