Rabu, 5 Mei 2010 16:55 WIB News Share :

Kuli bangunan cabuli bocah delapan kali

Denpasar–Perkosaan terhadap anak-anak terus marak di Bali. Kali ini, tersangka bernama Eko Wijayanto,39, buruh bangunan di Denpasar, Bali. Ia tega mencabuli seorang bocah hingga delapan kali.

Sebelum melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka mengiming-imingi korban sebut saja Layu dengan game di telepon selulernya. Karena keluguannya, bocah enam tahun itu hanya menurut saat diajak ke rumah kosong tak jauh dari rumahnya.

Di tempat itulah korban dilucuti pakaiannya kemudian dicabuli. Tidak terima dengan perbuatan tersangka, orangtua korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Denpasar Selatan, Selasa (4/5) pukul 11.00 Wita.

Tersangka akhirnya berhasil dibekuk di kosnya, Jalan Sesetan, Denpasar, Selasa sekitar pukul 21.30 Wita. “Pelaku kami tangkap di rumah kos yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumah korban,” ujar Kepala Polsek Denpasar Selatan AKP Gede Ganefo, Rabu (5/5).

“Dari pemeriksaan sementara, pelaku hanya mencabuli seorang bocah, tapi itu baru sebatas pengakuannya saja,” tambah Ganefo.

Berdasarkan catatan kepolisian, tindakan cabul itu dilakukan delapan kali pada 18 April  hingga 4 Mei lalu. Atas perbuatannya ini, tersangka dapat dijerat Pasal 82 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya mencapai 15 tahun penjara.

kompas.com

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…