Rabu, 5 Mei 2010 18:14 WIB Sragen Share :

Keluarga Bupati Sragen disensus

Sragen (Espos)--Sejumlah petugas sensus penduduk (SP) 2010 melakukan pendataan penduduk terhadap keluarga Bupati Sragen Untung Wiyono di Rumah Dinas Bupati, Rabu (5/5). Kedatangan petugas Sensus yang diikuti langsung Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Laeli Sugiyono memberikan sejumlah pertanyaan kepada Bupati.

Sejumlah pertanyaan mulai dari nama lengkap, jenis kelamin, umur sampai pendidikan terakhir disampaikan petugas sensus itu. Dengan suasana santai, Bupati didampingi isterinya memberikan jawaban-jawaban singkat atas semua pertanyaan petugas sensus. “Saya tinggal di rumah dinas. Saya lahir di Sragen 16 Oktober 1950. Pendidikan terakhir saya S1 Sarjana Hukum,” ujar Bupati.

Sensus berlangsung cukup singkat, sekitar 10 menit. Bupati sempat memberikan penilaian terkait hasil sensus tersebut. Bupati meminta kepada perangkat kelurahan untuk menyesuaikan data-data kependudukan dengan hasil sensus BPS.

trh

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…