Selasa, 4 Mei 2010 10:24 WIB Internasional Share :

Tukang pos Jerman nikahi kucing

Jerman–Cinta itu buta dan tidak pandang bulu. Perasaan itulah yang kiranya hinggap di hati seorang tukang pos di Jerman, Uwe Mitzscherlich terhadap kucing peliharaannya.  Saking sayangnya ia menikahi kucingnya, Cecilia

Seperti dikutip laman stasiun televisi BBC, Uwe mengaku tidak sungkan-sungkan mengeluarkan biaya untuk menikah dengan kucingnya melalui suatu upacara khusus akhir pekan lalu.

Masalahnya, di Jerman, menikah dengan hewan merupakan pelanggaran hukum sehingga Uwe dan kucingnya tidak bisa menikah secara resmi di kantor catatan sipil.

Maka, si mempelai pria membayar seorang aktris sebesar 300 euro untuk menjadi penghulu. Turut menjadi saksi adalah Erik, saudara kembar si mempelai pria.

Layaknya pengantin, Uwe mengenakan setelan jas hitam dan topi, sedangkan kucingnya dikenakan gaun putih. Pria berusia 39 tahun itu mengungkapkan bahwa pernikahan ini harus dilakukan setelah Cecilia diketahui menderita sakit asma.

Kucing gemuk yang sudah berusia 15 tahun itu dikhawatirkan bakal segera menemui ajal. “Cecilia merupakan mahluk yang setia. Kami selalu bermain bersama dan dia selalu tidur di ranjang saya,” kata tukang pos di Kota Possendorf itu, yang dikutip tabloid The Bild, Senin (3/5).

Dia mengaku sudah tinggal bersama dengan kucingnya selama sepuluh tahun tahun.

Mereka pertama kali bertemu di kawasan wisata di Kota Sassnitz, pesisir Laut Baltik. “Saya pikir tadinya ini hanya becanda. Namun Pak Mitzscherlich telah mewujudkan impiannya,” kata Christin-Maria Lohri, aktris yang dibayar untuk menjadi penghulu.

Maka, saat ditanya penghulu apakah bersedia menikah dengan mempelai pria, Cecilia hanya menjawab, “miauww…”

vivanews/ tiw

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…