Selasa, 4 Mei 2010 14:48 WIB News Share :

Tim pengawas kasus Century akan undang KPK

Jakarta— Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengatakan, Tim Pengawas Kasus Bank Century akan mengundang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi pada, Rabu (5/5) besok, untuk mendapatkan perkembangan terakhir penanganan kasus tersebut di ranah hukum.

“Untuk Tim Pengawas Century ini, nanti sore kita mengadakan rapat tim kecil, dan Rabu besok (5/5) pukul 10.00 WIB, kita akan mengundang pimpinan KPK untuk datang secara khusus menjelaskan tentang perkembangan terakhir penanganan masalah Century ini,” ujar Priyo kepada pers di Gedung DPR Jakarta, Selasa (4/5).

Termasuk, katanya, penjelasan KPK yang ingin didengar DPR itu adalah hasil pemeriksaan atau pemberian keterangan sejumlah pejabat terkait yang sudah diperiksa KPK, seperti mantan Gubernur BI Boediono dan Menkeu Sri Mulyani.

Dikemukakan Priyo bahwa tim pengawas Century di DPR ingin mendapat gambaran sejauh mana ketangkasan dan proaktif KPK terhadap masalah tersebut.

“Mereka (KPK) telepon saya menyarankan agar pertemuan besok tertutup dan saya jelaskan, nanti kita tidak enak hati kalau tertutup semua. Jadi nanti kita akan cari solusinya. Mungkin awalnya terbuka, tapi nanti kalau ada hal ikhwal yang dianggap sangat krusial dan sensitif, ya kita tertutup,” ujar politisi Partai Golkar itu.

Ditanya apa alasan KPK minta tertutup, Priyo menjelaskan bahwa ada hal-hal dalam penyelidikan KPK yang belum patut dipublikasikan.

“Tapi nanti akan saya bicarakan dengan teman-teman anggota tim pengawas lainnya, kita cari solusinya bagaimana. Tetapi saya sudah jawab, biarkan saja terbuka dulu, nanti kalau sudah menyangkut hal-hal yang agak khusus, mungkin perlu kita tutup,” ujar Priyo lagi.

ant/rif

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…