Selasa, 4 Mei 2010 17:05 WIB Boyolali,Hukum Share :

Takut dimassa, residivis ngumpet di kantor polisi

Boyolali (Espos)–Baru genap satu bulan menghirup udara bebas, Ngabdul Rahman, 23, warga Dukuh Grenjeng, Desa Kenteng, Kecamatan Nogosari, Boyolali, harus kembali berurusan dengan polisi, Selasa (4/5).

Pria yang sekitar delapan bulan yang lalu itu baru keluar penjara karena kasus penjambretan, kini harus merasakan lagi dinginnya sel tahanan lantaran tertangkap tangan saat mencuri satu unit sepeda motor milik Sri Hartati, 37, warga Dukuh Cempol, RT 2/RW II, Desa Potronayan, Kecamatan Nogosari, Boyolali, Minggu (2/5).

Informasi yang dihimpun Espos, di Mapolsek Nogosari, Selasa (4/5), peristiwa itu berawal saat korban, Sri Hartati, pada Minggu tersebut, sekitar pukul 04.15 WIB, tiba di Pasar Nogosari untuk berjualan bumbu dapur. Saat itu, tersangka bersama seorang temannya berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Smash.

Ketika melewati Pasar Nogosari, tersangka melihat sepeda motor milik korban dalam kondisi kunci masih menempel di sepeda motor tersebut. Tanpa diketahui korban yang saat itu baru saja selesai menurunkan barang dagangannya, sepeda motor Honda Supra 125 bernomor polisi (Nopol) B 6477 TGZ itu pun langsung disamber pelaku.

Melihat sepeda motornya hendak dibawa kabur, korban pun berteriak maling. Gagal membawa lari sepeda motor incarannya, tersangka kemudian melarikan diri. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berusaha mengejar tersangka dan temannya.

Tersangka yang bersembunyi di parit akhirnya tertangkap warga dan sempat dimassa. Namun berhasil melarikan diri lagi. Karena takut, tersangka pun masuk ke Mapolsek Nogosari hingga akhirnya diamankan petugas kepolisian setempat.

Kapolres Boyolali, AKBP Agus Suryo Nugroho, melalui Kapolsek Nogosari, Suyatno mengemukakan aksi kejahatan itu bukanlah kali pertama dilakukan tersangka. Sebelumnya, Ngabdul pernah melakukan aksi penjambretan dan berhasil dibekuk petugas.

Sementara itu, Kapolsek mengatakan teman tersangka yang berhasil melarikan diri hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas.

sry

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…