Selasa, 4 Mei 2010 19:53 WIB Ekonomi Share :

Permintaan Naker ke Batam naik

Solo (Espos)–Pascapengumuman kelulusan SMA pekan lalu, angka pendaftaran calon tenaga kerja ke Batam yang tercatat di Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Solo meningkat tajam. Rata-rata, pendaftaran mencapai kisaran angka 45 orang hingga 50 orang per hari.

Demikian disampaikan Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kerja Dinsosnakertrans Kota Solo, Agus Alwanto, saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Selasa (4/5).

Dari keterangan yang dihimpun kemarin, mayoritas calon tenaga kerja yang mendaftarkan diri untuk bekerja di Batam adalah mereka yang baru saja menerima pengumuman kelulusan. Tidak hanya dari Solo, melainkan beberapa daerah se-Soloraya.

“Fenomena ini sudah sering terjadi. Di mana, setelah pengumuman kelulusan SMA, angka pendaftaran untuk bekerja di Batam melonjak. Karena di satu sisi, banyak perusahaan di Batam yang menawarkan lowongan kerja untuk para <I>fresh graduated<I>,” tambahnya. Pada hari-hari biasa, angka pendafataran kerja ke luar kota tidak setinggi pascakelulusan SMA. “Ada, tapi ke luar Batam.”

Besok Rabu (5/5), lanjut Agus, juga ada sekitar 29 tenaga kerja yang siap diberangkatkan ke Batam. “Dan untuk para pendaftar baru ini, nanti akan tetap mengikuti seleksi untuk bisa bekerja di Batam. Untuk angka kerja antar daerah, tujuan utama para pencari kerja masih ke Batam.”


haw

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…