Selasa, 4 Mei 2010 17:17 WIB Internasional Share :

Peradilan kasus sodomi Anwar Ibrahim berlanjut

Kuala Lumpur— Pengadilan tertinggi Malaysia hari ini menolak membatalkan tuduhan sodomi terhadap Anwar Ibrahim, melapangkan jalan buat pengadilan terhadap pemimpin oposisi itu dibuka lagi pekan depan.

Anwar mengklaim tuduhan itu dibuat oleh pemerintah di bawah Perdana Menteri Najib Razak untuk meruntuhkan aliansi oposisi di Malaysia, yang berharap memenangkan kekuasaan di Pemilu nasional yang diadakan pada tahun 2013. Najib membantah bersekongkol menjatuhkan Anwar.

Anwar bisa dipenjara sampai 20 tahun jika dinyatakan bersalah melakukan tindak sodomi terhadap bekas pegawainya. Sebuah hukuman penjara yang panjang dapat mengakhiri karir seorang politisi oposisi yang ingin menggantikan Najib sebagai pemimpin negara yang mayoritas penduduknya Muslim ini.

Sebuah panel yang terdiri dari tiga hakim di Pengadilan Federal pada hari ini menolak permohonan Anwar agar tuduhan dihapuskan, ujar pengacara Anwar, Sankara Nair di Kuala Lumpur.

tempointeraktif/rif

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…