Selasa, 4 Mei 2010 13:21 WIB Hukum Share :

Penyelundupan 5 kg sabu, jaringan mafia internasional

Riau— Penyeludupan lima kilogram sabu-sabu yang berhasil digagalkan Bea dan Cukai Bengkalis, Riau, diduga melibatkan jaringan internasional, kata Kapolres Bengkalis AKBP Marudut Hutabarat, di Bengkalis, Selasa (4/5).

“Diduga merupakan jaringan internasional dengan memanfaatkan kurir yang diupah dengan nilai meteri yang tidak seberapa,” katanya.

Ke depan, lanjut Marudut, pihaknya akan bekerjasana dengan Kepolisian Diraja Malaysia untuk memutuskan mata rantai jaringan pengedar narkotika internasional yang sudah sangat meresahkan itu.

Sebelumnya juru bicara BC Bengkalis, Jurniar, saat dihubungi mengatakan, barang haram senilai Rp10 miliar lebih itu diamankan dari seorang wanita asal Malaysia berumur 35 tahun berinisial Nin.

“Penangkapan dilakukan saat ia turun dari kapal fery berbendera Malaysia, di Pelabuhan Bandar Sri Setia Raja Selatbaru, Bengkalis, Senin kemarin sekitar pukul 15.00 WIB,” terang Jurniar.

Anggota BC yang bertugas curiga dengan koper bawaan Nin, sehingga langsung dilakukan pemeriksaan oleh dua petugas BC dan berhasil menemukan serbuk putih kristal yang diduga sabu-sabu.

Untuk memastikan kebenaran barang haram tersebut, dilakukan uji  singkat dan setelah diyakini sebagai sabu-sabu, tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor Bea dan Cukai.

“Saat ini tersangkan Nin masil menjalani pemeriksaan intensif guna pengembangan kasus,” katanya.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…