Selasa, 4 Mei 2010 12:24 WIB Internasional Share :

Pengemudi bom mobil New York warga Pakistan

New York–Otoritas Federal Amerika Serikat berhasil mengidentifikasi pria pengemudi mobil berisi bom yang nyaris meledak di Times Square New York, Sabtu (1/5) malam waktu setempat atau Minggu (2/5) pagi WIB. Pria tersebut berasal dari Pakistan.

Hal itu dikemukakan oleh petinggi Federal yang menolak menyebut nama untuk kepentingan investigasi, Selasa (4/5). “Pria itu dari Pakistan yang mendapat kewarganegaraan naturalisasi AS,” ujarnya.

Pejabat itu menyebutkan lelaki yang tinggal di Connecticut itu baru kembali dari kampung halamannya. “Dia lalu membeli SUV Nissan Pathfinder keluaran 1993 tiga pekan lalu secara kas, namun tidak pakai dokumen formal,” katanya.

Investigator melacak jejak rekam pria tersebut, termasuk kemungkinan kontak dengan kelompok di luar AS. “Ada kemungkinan mereka mengikuti jaringan internasional, tapi kami masih perlu menyelidiki banyak hal,” kata sumber tersebut.

Investigasi kini ditangani Joint Terrorism Task Force, yang berada di bawah Departemen Kehakiman.

Pada Sabtu (1/5) pukul 18.30 waktu setempat lalu, kepolisian New York dihebohkan laporan mobil yang mengeluarkan asap dan berbau mesiu. Mobil itu terparkir di Times Square, kawasan pertokoan terpadat di kota tersebut.

Polisi langsung memerintahkan evakuasi beberapa blok dari tempat SUV itu terparkir, di West 45th Street, dekat Seventh Avenue. Lewat tengah malam, Kepala Kepolisian New York Raymond Kelly mengatakan mobil itu berisi bom yang terbuat dari bensin, propane, mercon, fertilizer, kabel-kabel dan jam weker.

Sehari kemudian Taliban di Pakistan mengklaim berada di balik pengeboman yang gagal itu.

tempointeraktif/ tiw

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…