Selasa, 4 Mei 2010 10:05 WIB News Share :

Pasca 18 Napi kabur,satu pleton polisi siaga

Jayapura–Sebanyak satu peleton anggota Dalmas Kepolisian Resor Kota Jayapura disiagakan di sekitar Lembaga Pemasyarakatan Abepura, pasca kaburnya 18 narapidana dan tahanan di penjara tersebut, Senin (3/5) sore.

Para tahan tersebut diperkirakan kabur sekitar pukul 17.30. Hal itu dikemukakan  Kapolresta Jayapura, Ajun Komisaris Besar Imam Setiawan, Selasa (4/3) di Jayapura.

”Ada 15 orang narapidana dan tiga orang tahanan yang kabur sekitar pukul 17.30 WIT Senin sore kemarin,” jelasnya.

Dirinya mengakui 18 tahanan dan narapidana kabur dari penjara tersebut dengan cara memanjat pos jaga disudut yang paling belakang dari penjara tersebut. “Mereka memanjat pos yang tingginya sekitar lima meter, lalu meloncati tembok pembatas penjara dengan kain yang sudah disambung-sambung,” urainya.

Seharusnya, kata Imam, ada tujuh sipir yang setiap harinya piket dan menempati pos-pos jaga itu, tapi sisanya lima sipir lainnya hari itu ikut unjukrasa menolak pelantikan Kalapas Abepura yang dilakasanakan di Kantor Wilayah Hukum dan HAM. “Kami akan periksa para sipir untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara Imam mengakui hingga saat ini belum ada penyisiran kedalam lapas itu, karena pagi ini para tahana dan narapidana sedang melakukan kegiatan rutin seperti biasanya.

“Mereka sedang olahraga pagi dan sarapan, sehingga kami belum bisa olah tempat kejadian perkara. Kemungkinan jam, satu siang ini akan kami lakukan olah tempat kejadian perkara,” jelasnya.

Diduga, lanjut Imam, para tahanan dan napi yang kabur itu lari kearah perbatasan Papua dan Papua Nugini yang jaraknya sekitar 50 kilometer atau dapat ditempuh dengan jalan darat dengan kendaraan roda dua atau roda  empat sekitar dua jam perjalanan.

Pejabat baru Kalapas Abepura Liberty Sitinjak mengatakan, belum bisa mengeluarkan pernyataan terkait kaburnya sejumlah narapidana dan tahanan tersebut. “Saya baru dilantik dan belum ada serah terima jabatan, serta penyerahan aset Lapas melalui Berita Acara. Sehingga belum bisa memberikan komentar,” katanya ketika dihubungi lewat telepon selularnya, Selasa pagi.

Sementara saat ini situasi di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Abepura masih disiagakan satu pleton polisi dari Polresta Jayapura. “Sejak pagi tadi mereka sudah berjaga-jaga disekitar lapas,” kata salah satu tukang ojek yang biasa mangkal disekitar Lapas Abepura, Amirudin .

Sedangkan nama -nama yang kabur adalah Roy Kabarek, Yonas C Karuway, Albert Tortolius Konyep, Petrus Menti, Theopilus Bano, dan Ferdinand Yoku.

Lalu Teni Tabuni, Yunus Sembra, Asin alias Dani, John Nelson Hanwebi, Yosep Karafir, Ronald OheeSamuel Nanulaita, Yulius Nemnay, Abudi alias Aco, Wan Wenda, dan Nas Kogoya.

tempointeraktif/ tiw

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…