Selasa, 4 Mei 2010 17:12 WIB Issue Share :

Naomi Campbell menangis di depan Oprah Winfrey

Los Angeles--Supermodel Naomi Campbell identik dengan kasus kekerasan yang kerap dituduhkan padanya. Namun kali ini Campbell justru muncul dengan berurai air mata saat bertemu Oprah Winfrey.

Tangis Campbell tumpah ketika ia menjadi bintang tamu Oprah dalam talk shownya ‘The Oprah Winfrey Show’. Dalam acara tersebut, supermodel 39 tahun itu mengungkapkan apa yang menyebabkan dirinya begitu sering melakukan kekerasan.

Campbell bersikeras bahwa ia bukan seorang yang mudah emosi jika suatu hal tidak berjalan sesuai keinginannya. Hanya saja, diakuinya, ia memang akan berbuat kasar ketika seseorang yang dekat dengannya menyalahgunakan kepercayaannya. Emosinya itu datang karena ia masih dibayang-bayangi perasaan ditelantarkan oleh ibunya saat ia kecil.

“Bukan karena aku ingin melempar sesuatu setiap kali aku tak mendapatkan apa yang kuinginkan, namun menurutku lebih disebabkan karena masalah penelantaran yang dilakukan ibuku terhadapku,” urai Campbell seperti dilansir Telegraph, Selasa (4/5).

Ibu Campbell, Valerie Morris, masih berusia 19 tahun ketika Campbell kecil lahir. Ibunya meninggalkannya kepada orang lain, karena ingin menjalani karirnya sebagai balerina. Morris meninggalkan Campbell kecil demi mendapatkan hidup yang lebih baik untuk putrinya tersebut.

“Aku memang merasa menelantarkannya,” ujar Morris kepada Winfrey. Sambil menangis, Campbell pun menanggapi, “Tapi tentu saja aku mengerti betapa besar pengorbanan yang ibu lakukan.”

Supermodel asal Inggris itu mengaku, ia sebenarnya ingin membangun suatu keluarga dalam lingkungan yang memang tidak dekat dengannya. Namun tiba-tiba saja, Campbell merasakan adanya ketidakpercayaan pada orang-orang yang dekat dengannya itu.

“Menurutku tindakanku itu juga datang karena aku merasa takut. Kemarahan lahir dari rasa takut,” tuturnya lagi.

Sampai saat ini perempuan dengan tinggi 177 cm itu diketahui telah melakukan penyerangan pada sejumlah orang. Ia juga sudah pernah mengikuti terapi untuk mengatasi sifat emosionalnya.

Sekadar informasi, pada 2008, Campbell dinyatakan bersalah karena menyerang staf pegawai penerbangan British Airways. Pada 2007 dia dihukum untuk menjalani kerja sosial karena telah melempar ponsel kepada seorang pembantu.

Pada 2005, seorang asisten Campbell mengaku dilempar dengan BlackBerry oleh supermodel yang seangkatan dengan Cindy Crawford itu. Pada 2000, dia dinyatakan bersalah karena kasus kekerasan yang dilakukannya kepada seorang asistennya. Campbell memukul si asisten dengan telepon dan mengancam akan melemparkannya dari mobil yang tengah melaju.

Atas segala kasus kekerasan yang dilakukannya itu, apa kata perempuan bermata cokelat itu?

“Saya bertanggung jawab atas apa yang telah saya lakukan,” Campbell memberitahu Winfrey, “Saya benar-benar malu. Apa yang telah kulakukan terhadap mereka?”,” lanjutnya.

dtc/tya

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…