Selasa, 4 Mei 2010 20:59 WIB News Share :

Kalah beruntun di 5 Pilkada, Golkar lakukan evaluasi

Semarang (Espos)--DPD Partai Golkar (PG) Jawa Tengah akan melakukan evaluasi sosok calon kepala daerah yang diusung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada), menyusul kekalahan beruntun di lima kabupaten/kota.
“Evaluasi tak hanya terhadap sosok calon kepala daerah, tapi juga strategi kampanye pemenangan yang diterapkan dalam Pilkada,” kata Sekretaris DPD I PG Jateng M Iqbal Wibisono kepada wartawan di Semarang, Selasa (4/5).

Evaluasi kekalahan calon diusung PG pada Pilkada di lima kabupaten/kota itu sambung ia, akan dilakukan dalam rapat kerja daerah (Rakerda) yang dijadwalkan digelar Mei 2010. Dengan adanya evaluasi tersebut, lanjut Iqbal diharapkan pada pelaksanaan 12 Pilkada yang tersisa sampai akhir tahun 2010, calon diusung PG mampu meraih kemenangan.

“Melalui evaluasi ini mudah-mudahan Golkar bisa memenangi 12 Pilkada,” tandasnya.

Seperti diketahui dari lima Pilkada kabupaten/kota yang telah dilaksanakan sampai Maret 2010, tak ada satupun pasangan calon yang diusung partai berlambang pohon beringin menang. Kekalahan ini terjadi dalam Pilkada Solo yang mengusung Eddy Wirabhumi-Supradi Kertamenawi, Kota Semarang mengusung Bambang Raya-Kristanto.

Kemudian di Kabupaten Purbalingga mengusung pasangan R Bambang Budi Surjono-M Wijaya. Kekalahan juga terjadi pada Pilkada di Kebupaten Rembang yang mengusung Kholid Mukri-Djoemali, serta di Kebumen mengusung Poniman Kasturo-Afifatul Khoeriyah. Lebih lanjut Iqbal menyatakan, saat ini pihaknya masih konsentrasi untuk bisa memenangkan pasangan calon Daryono dan Joko Widodo pada Pilkada Boyolali yang digelar 9 Mei mendatang.

“Kami all out untuk memenangi Pilkada Boyolali,” tandas mantan anggota DPRD Jateng ini.

Terpisah Wakil Ketua DPW PKB Jateng Sukirman, mengungkapkan untuk memenangi Pilkada kabupaten/kota telah membentuk desk Pilkada di setiap Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

“Tak hanya di DPC, deks Pilkada PKB juga telah terbentuk di DPP, DPW,” ujar dia.

Dalam kerjanya desk Pilkada, melakukan seleksi untuk menentukan calon yang akan diusung serta melakukan strategi kampanye pemenangan.

oto

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…