Senin, 3 Mei 2010 11:52 WIB News Share :

Roy Suryo tolak Rp 1,8 T untuk gedung baru

Jakarta–Politisi Partai Demokrat, Roy Suryo menolak rencana pembangunan gedung baru DPR sebagai pengganti gedung Nusantara I yang diklaim miring tujuh derajat.

Ia melakukan interupsi saat sidang pembahasan APBN-P dan pengesahan anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Gedung DPR.

“Soal rencana pembangunan gedung  DPR yang menghabiskan dana Rp 1,8 triliun, kami mengetuk hati para anggota Dewan untuk menolak rencana tersebut,” ujar Roy dalam sidang paripurna DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/5).

Roy mengatakan, perlu adanya second opinion terhadap laporan adanya kemiringan tujuh derajat tersebut. Dia menyangsikan dugaan kemiringan gedung yang dibangun 1987 itu. “Harus ada solusi teknis dengan tidak mengangarkan Rp 1,8 triliun,” ujar anggota Komisi I itu.

Interupsi Roy ini rupanya tidak sepenuhnya didukung oleh anggota Dewan. Tampak beberapa anggota DPR berteriak ‘huuuu…‘ saat Roy menyampaikan pendapat.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…